PANDEGLANG, 20/08/2025 – Desa Bandung, Kecamatan Banjar, mulai mengambil langkah strategis untuk menjadi desa percontohan antikorupsi di tingkat nasional. Inisiatif ini didorong oleh komitmen kuat pemerintah desa dan dukungan penuh dari masyarakat setempat untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Kepala Desa Bandung, Wahyu, dalam keterangannya menyatakan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya kolektif untuk membangun kepercayaan publik dan memastikan setiap dana desa digunakan secara optimal demi kesejahteraan masyarakat. "Kami sadar bahwa integritas adalah fondasi utama dalam membangun desa yang maju. Dengan menerapkan prinsip-prinsip antikorupsi, kami ingin menunjukkan bahwa desa mampu menjadi garda terdepan dalam pemberantasan korupsi," ujarnya.
Beberapa program unggulan yang telah dan akan diterapkan di Desa Bandung meliputi:
Sistem Pelaporan Keuangan Transparan: Penggunaan papan informasi digital dan media sosial untuk mempublikasikan setiap alokasi dan penggunaan dana desa secara rutin kepada masyarakat.
Pembentukan Tim Pengawas Internal: Warga desa dilibatkan secara aktif dalam sebuah tim pengawas yang bertugas memantau setiap proyek pembangunan, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaannya.
Edukasi Antikorupsi: Bekerja sama dengan berbagai lembaga, desa ini rutin mengadakan sosialisasi dan workshop tentang bahaya korupsi dan pentingnya integritas bagi perangkat desa dan warga.
Langkah inovatif Desa Bandung ini mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak, termasuk dari pemerintah daerah dan lembaga swadaya masyarakat.
Inspektur Inspektorat Kabupaten Pandeglang, Hasan Bisri, turut memberikan dukungannya. Ia menyampaikan bahwa langkah Desa Bandung sangat sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam menciptakan pemerintahan yang bersih dan berintegritas. "Kami di Inspektorat sangat mengapresiasi inisiatif Desa Bandung ini. Mereka tidak menunggu untuk diawasi, tetapi proaktif membangun sistem internal yang mencegah terjadinya penyimpangan sejak dini. Ini adalah model yang ideal dan kami berharap desa-desa lain di Pandeglang dapat mengikuti jejaknya," tegasnya.
Ia menambahkan, Inspektorat akan terus memberikan pendampingan dan bimbingan teknis kepada Desa Bandung agar seluruh proses tata kelola berjalan sesuai aturan yang berlaku.
"Kami optimistis, dengan kerja sama yang solid antara pemerintah desa dan masyarakat, Desa Bandung akan menjadi contoh nyata bahwa perubahan positif dimulai dari tingkat yang paling kecil. Kami tidak hanya ingin maju dalam pembangunan fisik, tetapi juga dalam pembangunan moral dan integritas," tutup Wahyu.